Saturday, December 28, 2024

#Perusak sistem

 Orang atau orang orang yang sakit karena sebagian atau semua hal di bawah ini:

  1. ·         Merasa terpinggirkan oleh sistem,
  2. ·         Merasa tidak mendapatkan kue pembangunan,
  3. ·         Iri dengki yang menjadi jadi,
  4. ·         Frustasi atas kariernya dan iri atas kepemilikan harta benda dan tahta serta keberuntungan  orang lain
  5. ·         Menjebak jebak orang lain agar orang lain tersebut  bisa dikendalikan
  6. ·         Pemahaman keyakinan/agama yang salah/orang yang mogol agama misal mudah mengkafir kafirkan orang lain baik seagama ataupun lain agama (takfiri)
  7. ·         Pengidap narcisistic personality disorder (NPD),
  8. ·         Toksik,
  9. ·         Merasa paling tahu atas kehendak Illahi Robbi dan melibat libatkan Allah SWT dalam rencana busuknya

cenderung untuk merusak sistem demi egonya pribadi/kelompoknya karena ingin dianggap:

  • 1.       paling hebat, paling suci, paling bersih, paling pintar
  • 2.       sebagai pahlawan sehingga bertingkah sok pahlawan
  • 3.       paling berkuasa atas orang lain jadi merasa sok kuasa
  • 4.       tak berpamrih harta, tahta, dan ketenaran serta keduniawian lainnya padahal sesungguhnya tujuan perbuatannya adalah hal hal tersebut

maka sebaiknya jauhilah orang yang mempunyai sifat, karakter dan berpenyakit hati demikian karena akan merusak emosi dan karakter kalian. Yang orang atau orang orang yang sakit itu lakukan sebenarnya merupakan pencerminan. Yang dicerminkan itu sebenarnya adalah masalah masalah dia dan mereka sendiri namun dijadikan/diupayakan dengan menghalalkan segala cara menjadi masalah orang lain. Orang dan orang orang itu akan memperoleh manfaat dengan situasi semacam itu. Kalau dia/mereka menjadi perantara maka kepentingan dirinya/merekalah yang dia/mereka utamakan dengan memanipulasi pernyataan, fakta, data, informasi, subyek, predikat, obyek dan keterangan baik tempat maupun waktu. Nah kalau sudah semacam itu maka diproses hukum itu lebih baik agar menjadi pembelajaran bagi yang lain bahwa setiap WNI mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.

No comments:

Post a Comment