Sunday, July 19, 2020

#Percaya diri

Seberapa besar kepercayaan dirimu? Yakin dengan ucapanmu tersebut? Seberapa sering dirimu percaya diri ketika akan melakukan sesuatu? Kata orang, kesempatan tidak datang dua kali meski saya pribadi percaya bahwa kesempatan akan datang berkali-kali dan makin bagus. Seseorang akan demikian semangat ketika akan menjalani sesuatu hal yang baru karena akan demikian menantang. Bagi sebagian orang kesempatan merupakan tantangan dan menguji adrenalin. Ketidaknyamanan di awal tentu akan terjadi dan membuat gamang dan bimbang tetapi seiring dengan waktu hal itu akan hilang dengan sendirinya. Dia akan mengalami ketidaknyamanan lagi ketika tantangannya semakin meningkat. Pernahkah kalian lihat serial X-factor yang tayang di televisi? Ketika tantangan demi tantangan atau ujian demi ujian bisa dilewati maka kebanggaan dan kebahagiaan bagi sang pemenang terlihat dengan jelas dan begitu ekspresif.
Manfaat Percaya Diri untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik
Atau pernahkah kalian melihat The Emperor, suatu permainan yang juga menguji adrenalin karena langkah demi langkah selanjutnya, si penantang tidak tahu apa yang akan terjadi. Biasanya peserta dengan cepat rontok di tengah jalan, sangat sedikit yang bisa mencapai kastil sang raja dan selalu terhalau oleh pasukan sang raja. Sejauh yang pernah penulis lihat, belum pernah ada yang sampai di hadapan raja. Stamina, strategi, keuletan dan nasib yang tentunya bisa menghantarkan peserta sebagai pemenang.
Kepercayaan diri seseorang bisa dilatih selain faktor alami yang merupakan bawaan dari lahir. Seseorang yang sudah biasa hidup dalam alam yang menantang, biasanya kepercayaan dirinya lebih besar dibanding dengan orang yang terbiasa dengan hidup enak. Orang yang mempunyai kepercayaan diri besar biasanya akan menjadi pribadi yang sukses. Kepercayaan diri yang dilandasi dengan keberanian dan ketrampilan serta keuletan bisa menjamin kesuksesan diri.

#Pendelegasian

Dalam manajemen, tidak semua tugas dan tanggungjawab selalu dipikul sendiri. Ada tim manajemen yang turut mengurus segala urusan terkait jalannya organisasi. Semakin kompleks yang diurusi oleh organisasi tersebut maka ada banyak tugas pula yang harus didelegasikan oleh seorang pemimpin. Tidak mungkin seorang pemimpin mengerti semua hal secara detail. Gambaran komprehensif tentang apa yang dijalankan suatu organisasi memang harus seorang pemimpin kuasai, namun bukan berarti ia harus mengetahui semuanya.
Dalam berbagai hal, kerjasama dalam team work sangat penting dan menentukan keberhasilan roda organisasi. Setiap orang dalam team tersebut harus menguasai bidangnya dan mau menerima sumbangsaran dari rekan lainnya dalam team tersebut. Dia juga harus bisa membaca arah dan keinginan sang pemimpin. Seorang pemimpin harus memiliki rasa percaya kepada anggota teamnya agar berhasil. Bayangkan jika organisasi tersebut sudah demikian besar maka mau tidak mau pendelegasian seperti yang telah disampaikan di atas harus ia lakukan. Pengendalian atau kontrol terhadap jalannya organisasi bisa dilakukannya atau dia percayakan juga pada yang lain dalam teamnya. Hendaknya keputusan akhir di tangan sang pemimpin, ibarat manajemen bunga matahari seperti terlihat pada gambar di bawah. Kemauan pemimpin diterjemahkan oleh para pembantunya dalam kebijakan dan strategi serta teknis pelaksanaannya.
Mendelegasikan Kerja | Manajemen
Ada kalanya dijumpai pemimpin yang masih muda usia. Dalam kondisi tertentu hal ini sangat tidak mengenakkan bagi yang lebih senior dan merasa lebih berpengalaman. Pemberian legitimasi kepada yang lebih muda untuk memimpin bisa dianggap sebagai ancaman bagi kedudukannya. Tekanan psikologis bisa membayanginya. Bagi yang mudapun kadangkala menimbulkan beban psikologis tertentu. Bila hal ini bisa dijembatani dengan mulus oleh figur yang diterima oleh baik yang tua maupun yang muda maka bisa diharapkan jalannya organisasi akan lancar. Yang muda mempunyai semangat yang lebih baik meskipun harus disadari bahwa dia kalah pengalaman atau asam garam kehidupan. "Young on top" merupakan salah satu upaya kaderisasi dan memberikan kesempatan yang muda untuk memimpin dan merupakan salah satu bentuk pendelegasian wewenang.